Langsung ke konten utama

Postingan

Tak Banyak yang Sadar Tulang itu Hidup

Banyak orang tidak menyediakan waktu guna memberikan perhatian yang layak kepada tulang yang terdapat dalam tubuh. Padahal, mereka sesungguhnya menyadari tulang itu memiliki peran yang sangat dominan, yakni membentuk tubuh, menyangga berat badan, mendukung otot, dan memberikan perlindungan terhadap organ organ penting pada tubuh. Bahkan ada beberapa tulang yang memberikan fungsi langsung, seperti tulang gigi buat menggigit dan mengunyah. Ada pula tulang pada siku tangan, yang kadangkala memiliki fungsi untuk memijat jika seseorang merasa pegal. Tetapi, banyak orang yang mengabaikan tulang begitu saja, sehingga mereka tak pernah merawat tulang, tak pernah secara khusus memberikan makanan penting untuk kehidupan tulang. Contoh paling kecil misalnya, ketika gigi berlubang. Banyak orang akan mengatakan, "ah gampang. Entar ditambal," atau "nggak apa apa, toh masih ada gigi yang lain yang fungsinya sama." sangat diremehkan tulang itu. Padahal, dapat dipastikan mereka sa...

Tulang Kuat Tabungan Sehat Untuk Hari Tua

Tulang merupakan jaringan hidup yang memiliki respons terhadap asupan nutrisi dan gerakan tubuh. Perilaku hidup dapat memengaruhi kesehatan tulang. Osteoporosis atau tulang rapuh menjadi salah satu kelainan tulang yang sangat sering terdengar. Dan akibat perilaku hidup yang salah, osteoporosis yang identik dengan penyakit orang tua ini juga dapat menyerang anak muda. Pembentukan tulang dimulai sejak seseorang masih dalam kandungan, sehingga pada masa hamil seorang ibu harus memperbanyak konsumsi susu agar kandungan kalsium di tubuhnya dan tubuh bayi bisa meningkat. Ketika mulai beranjak remaja, pola makan yang memenuhi standar minimal asupan kalsium dan olahraga yang rutin akan membuat pertumbuhan dan pembentukan tulang si anak mencapat titik yang maksimal. Pertumbuhan tulang mencapai puncaknya pada umur 30 tahun. Selepas itu pertumbuhannya bukan lagi naik melainkan turun. Karena itu, diperlukan pencegahan melalui olahraga dan asupan nutrisi yang tepat, sehingga kelainan pada tulang,...

Osteoporosis dan Faktor Resikonya

Apakah osteoporosis itu? Osteoporosis berasal dari kata osteo, yang berarti tulang, dan porous, yang berarti berpori atau keropos. Penyakit ini memang menyebabkan tulang menjadi keropos tanpa kita sadari. Seperti patah tulang akibat trauma yang ringan, akibat penyakit ini tubuh makin pendek atau makin membungkuk, dan nyeri tulang terasa merata. Karena gejalanya yang sering kali tidak kita sadari, penyakit ini disebut juga silent disease, pembunuh diam-diam. Menurunnya massa tulang secara keseluruhan akibat ketidakmampuan tubuh mengatur kandungan mineral dalam tulang, kemudian disertai dengan rusaknya arsitektur tulang, mengakibatkan turunnya kekuatan tulang. Dalam hal ini, terjadilah pengeroposan tulang yang disebut dengan osteoporosis itu. Dan ini mengandung resiko mudahnya terjadi patah tulang. Osteoporosis kerap jadi masalah. Ini dikarenakan penyakit itu kerap timbul tanpa gejala fisik yang jelas. Penderita umumnya tahu setelah ia mengalami patah tulang, dan ketika diperiksa bar...

Cara Mencegah Osteoporosis

Walaupun terdapat beberapa faktor risiko yang tidak bisa dihindari, setidaknya sedini mungkin kita harus menyadari betapa pentingnya memiliki tulang yang kuat dan sehat sehingga kita dapat menjalani hari tua dengan bahagia. Berikut ini dijelaskan sejumlah hal yang perlu dilakukan untuk menunjang kesehatan tulang. 1. Konsumsilah kalsium. Sumber kalsium umumnya diperoleh dari makanan. Beberapa nutrisi yang mengandung kalsium adalah susu, yogurt, keju, brokoli, Tempe, tahu, kacang merah, kedelai, dan kacang hijau. Selain itu, ada satu jenis sayur yang dapat mencegah osteoporosis adalah semanggi. 2. Berolahragalah. Untuk mencegah osteoporosis, kita perlu meluangkan waktu pagi atau sore dengan berjalan kaki atau bersepeda statis secara rutin. Olahraga tak hanya bisa membuat tulang makin kuat karena peningkatan kekuatan otot melainkan juga berguna untuk menjaga keseimbangantubuh dan menghindari risiko terjatuh, serta meningkatkan dan memperbaiki postur tubuh. Tapi, latihan yang berlebih...

Facial Madu untuk Kesehatan

Setelah jenuh dengan rutinitas sehari-hari, tidak ada salahnya memanjakan diri dengan facial madu yang menyegarkan wajah. Apalagi madu terkenal dengan berbagai manfaat, di antaranya mengencangkan kulit. Perawatan kulit dengan madu bisa Anda nikmati di sebuah hotel di kawasan Jalan Pandegiling, Surabaya, Jawa Timur. Awalnya terapis akan memijat tubuh Anda. Kemudian wajah akan dibersihkan dari kosmetik yang menempel. Setelah bersih, bahan-bahan yang sudah diracik mulai dioleskan ke wajah. Bahan-bahan tersebut terdiri dari madu, telur, mentimun, dan pelembab wajah. Madu yang telah dicampur telur dioleskan sembari dipijat. Setelah selesai, wajah diberi masker mentimun. Hasilnya, wajah terhindar dari keriput serta penuaan dini. Tertarik? Kocek yang mesti dirogoh untuk menikmati facial madu sebesar Rp 250 ribu. [sumber:liputan6.com]

Empat Hobi yang Buat Hidup Lebih Bergairah

Sekali tepuk, dua tiga pulau terlampaui. Mungkin peribahasa ini tepat menggambarkan manfaat sehat melakukan suatu hobi. Selain menyenangkan, aktivitas selingan tersebut menjadi sumber pengetahuan, alat pengasah keterampilan, dan mampu menimbulkan kreativitas baru. Demikian dijelaskan Winarni Wilman D. Mansoer, psikolog pengembangan kepribadian dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, belum lama berselang. Bonusnya lagi, menjalani sebuah hobi bukan sekadar baik untuk mental saja, melainkan juga memiliki dampak yang menakjubkan bagi kesehatan Anda. Berikut empat hobi yang dimaksud: 1. Membaca Saatnya para pencinta buku bisa bergembira. Selain akan memberikan pelbagai informasi dan memperluas wawasan, hobi yang satu ini bisa meningkatkan rasa percaya diri, serta mampu menghindari Anda dari risiko dementia atau kepikunan hingga 63 persen. Demikianlah yang dipaparkan dalam New England Journal of Medicine Study. Bukan itu saja, Profesor Louis Appleby CBE, National Director Mental...

Metformin Cegah Kanker Paru-Paru

Ada alternatif baru pengobatan penyakit kanker paru-paru. Sebuah penelitian di Amerika yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa metformin--obat yang digunakan untuk mengobati diabetes tipe 2--dapat mencegah penyakit kanker paru-paru, seperti dilansir Healthy Day baru-baru ini. Pertama-tama, Dennis dan rekan-rekan peneliti lainnya menguji tikus yang terkontaminasi bahan kimia dari nikotin, dengan memberi metformin selama 13 minggu. Hasilnya, Obat ini memperkecil tumor paru dari 40 persen menjadi 50 persen bila diberikan melalui mulut, dan 72 persen bila diberikan melalui suntikan. Prospek penggunaan metformin untuk pengobatan kanker paru-paru pada manusia memang belum bisa dikonfirmasi secara resmi, karena masih harus dilakukan tes langsung pada manusia. tetapi pada tikus, hal ini sudah ditoleransi dengan baik. Menurut Dennis, kadar obat yang diberikan kepada tikus sebenarnya hampir sama dengan yang diberikan pada manusia. Selama ini, obat diabetes metformin yang telah disetuju...