Langsung ke konten utama

Cegah Diabetes, Isi 50 Persen Piring dengan Sayur

HIDUP sehat tak lepas dari pola makan sehat. Dengan asupan gizi seimbang, tak kurang dan tak lebih, Anda pun akan memiliki tubuh ideal.

Tubuh ideal, siapa yang tak menginginkannya? Untuk mendapatkannya, Anda tak perlu merogoh kocek dalam, tapi cukup dengan asupan gizi seimbang. Gizi seimbang dibutuhkan selain untuk kesehatan, juga untuk mengatasi kekurangan dan kelebihan berat badan sehingga terbentuklah badan ideal.

“Prinsip perencanaan makan sebaiknya dengan gizi seimbang. Komposisi energi dari karbohidrat sebesar 60-70 persen, protein sebesar 10-15 persen, dan lemak 20-25 persen. Tidak ada makanan yang dilarang, tapi yang harus diperhatikan adalah porsi makan tidak boleh berlebihan,” papar Susana STP MSc PDEng, Head of Division Nutrifood Research Center dalam acara “Nutrisi Seimbang untuk Cegah dan Atasi Diabetes” di Kembang Goela Restoran, Jakarta, belum lama ini.

Namun kita tentu tahu, kehidupan kota besar membuat banyak orang sulit menyesuaikan gaya hidup sehat. Gaya hidup modern menjadi pemicu terjangkitnya berbagai macam penyakit, seperti diabetes. Kurang berolahraga, sering mengonsumsi sumber zat gula dan lemak tinggi, kurang mengonsumsi makanan berserat, memiliki bobot tubuh berlebih (obesitas), pola makan berlebihan, tingkat stres tinggi, serta faktor genetik merupakan pemicu diabetes yang kini bahkan menjangkiti usia muda.

Lantas, adakah cara mudah mengatur asupan makanan agar terhindar dari diabetes? Ternyata ada!

“Caranya, penuhi setengah bagian piring dengan sayur, seperempat karbohidrat, dan seperempat sisanya dengan lauk pauk. Karena kalau kita makan makanan berserat tinggi, akan membantu glikemik yang kita makan menjadi rendah,” jelas Susana.

Seperti diketahui, makanan dengan kadar glikemik tinggi membuat pankreas harus berusaha keras mengeluarkan insulin. Selain itu, bila asupan Anda lebih banyak mengandung lemak ataupun karbohidrat, maka kelebihan yang tak bisa dicerna usus akan tersimpan di dinding perut.

“Tubuh memiliki kapasitas penyimpanan lemak yang besar, sedangkan karbohidrat tidak. Sehingga jika ada kelebihan karbohidrat, akan diubah menjadi lemak di dalam perut. Dan ini akan meningkatkan risiko diabetes,” pungkas Susana.



[sumber:okezone.com]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Tentang Autis

Definisi Autisme adalah suatu gangguan perkembangan yang kompleks, yang umumnya muncul pada usia 1-3 tahun. Tanda tanda Autisme biasanya muncul pada tahun pertama dan selalu sebelum anak berusia 3 tahun. Autisme 2-4 kali lebih sering ditemukan pada anak laki laki dibandingkan anak perempuan. Penyebab Penyebab yang pasti dari autisme belum diketahui, yang pasti hal tersebut bukan disebabkan oleh pola asuh yang salah. Penelitian terbaru menunjukkan adanya kelainan biologis dan neurologis di otak, termasuk ketidakseimbangan biokimia, faktor genetik dan gangguan kekebalan. Beberapa kasus autisme mungkin berhubungan dengan : 1. Infeksi virus (rubella kongenital atau cytomegalic inclusion disease) 2. Fenilketonuria (suatu kekurangan enzim yang sifatnya diturunkan) 3. Sindroma-X yang rapuh (kelainan kromosom) Gejala Penderita autisme klasik memiliki tiga gejala, yaitu : 1. Gangguan interaksi sosial 2. Hambatan dalam komunikasi verbal dan non-verbal 3. Kegiatan dan minat sangat te...

Mandi Sauna di Atas Batu

Bagi penggemar perawatan tubuh atau detoks tubuh, pasti ingin mencoba sauna unik dari Istanbul, Turki. Pasalnya, sauna yang diterapkan benar-benar berbeda dengan sauna kebanyakan yang berinterior kayu pinus yang panas. Pertama-tama, suhu pasien harus dibuat tinggi hingga 41 derajat celcius. Untuk menaikkan suhu tubuh, pasien diharuskan berbaring di atas batu pualam yang hangat. Tiga puluh menit kemudian, petugas datang untuk menyabuni dan menggosok seluruh tubuh pasien, yang diyakini berkhasiat membuang sel-sel kulit mati. Belum selesai sampai di situ, pasien juga dimanjakan dengan pijatan yang diakhiri dengan mandi busa sabun aroma terapi. Pihak pengelola pusat Hamam, Cemberlitas, menjanjikan ketenangan dan kesegaran yang maksimal untuk para penngunjung setelah menyambangi tempatnya. Tak hanya itu, interior di sekitar ruang perawatan yang dihiasi arsitektur khas tradisi Hamam yang religius juga bisa membantu menenangkan pikiran yang lelah. Anda yang tertarik memanjakan diri di spa...

Penyebab Gemuk yang Tak Terduga

Kelebihan kalori bukan satu-satunya penyebab berat badan terus bertambah. Ada banyak faktor tak terduga lain yang membuat target mendapatkan berat badan proporsional lebih sulit tercapai. 1. Kurang tidur Ada dua hal yang berkaitan dengan tidur dan kegemukan. Pertama, makin sering Anda begadang makin mungkin Anda ngemil di malam hari yang berakibat pada ekstra kalori yang diasup. Hal kedua adalah yang berkaitan dengan zat kimia dalam tubuh. Saat kita begadang, hormon yang memicu nafsu makan akan dikeluarkan, akibatnya kita akan merasa kelaparan saat bangun tidur. Hormon ini juga membuat perut tidak pernah merasa kenyang. 2.Stres Saat kita didera berbagai persoalan dan kesibukan, tubuh akan beradaptasi dengan cara mengeluarkan hormon kortisol atau hormon stres. Hormon ini bisa meningkatkan nafsu makan sehingga tak heran bila saat dikejar deadline atau sedang stres, kita akan mengasup lebih banyak makanan. 3. Obat-obatan Obat antidepresan adalah salah satu jenis obat yang bisa me...