Langsung ke konten utama

Jangan Gunakan Ponsel Lebih Setengah Jam

Pengggunaan ponsel dalam waktu yang lama setiap hari berisiko meningkatkan sel pemicu kanker otak." Demikian hasil penelitian Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yang diumumkan di New York, Amerika Serikat, Ahad (16/5).

Hasil penelitian kanker WHO menunjukkkan, pengguna telepon seluler atau ponsel lebih dari 30 menit berisiko mengaktifkan glioma atau penyebab tumor otak jinak, dibandingkan pengguna yang memperbanyak frekuensi jumlah panggilan telepon.

Sedangkan hasil penelitian beberapa lembaga Internasional dalam jurnal medis International Journal of Epidemiologi, menyanggah laporan tersebut. Dinyatakan, keterkaitan ponsel sebagai salah satu pemicu kanker ataupun tumor otak belum terbukti secara meyakinkan.

Seperti ditulis dalam jurnal tersebut, sejumlah penelitian yang berlangsung selama 10 tahun--melibatkan 13.000 relawan, menemukan bahwa penggunaan handphone tidak meningkatkan risiko pengembangan sel meningioma. Termasuk, tidak meningkatkan faktor penyebab tumor jinak ataupun sel glioma, penyebab kanker langka dan mematikan.

Bahkan, sejumlah penulis jurnal yang tidak ingin diidentifikasi mengkritik "hasil penelitian yang bias dan salah bisa menyebabkan interpretasi keliru" dan secara langsung akan menyalahkan handphone penyebab tumor otak. Namun, mereka mengakui masih ada kemungkinan ketidakakuratan dalam mensurvei beberapa fakta.

Seperti membandingkan seberapa banyak pengaruh penyakit bila pengguna menelpon secara langsung dengan yang memakai handfree atau fasilitas kabel koneksi tambahan. Bahkan, sejumlah peneliti mengaku belum mengetahui efek membawa ponsel di dalam saku, ataupun menaruhnya di samping tempat tidur saat beristirahat.

Para penulis mengakui ketidakakuratan mungkin dalam survei dari fakta bahwa para peserta diminta mengingat seberapa banyak mereka mempergunakan telinga saat memakai ponsel selama satu dekade terakhir. Hasil untuk beberapa kelompok menunjukkan penggunaan ponsel benar-benar muncul untuk mengurangi risiko pengembangan kanker, sesuatu yang oleh peneliti digambarkan sebagai "tidak masuk akal".

Penelitian yang diterbitkan International Journal of Epidemiologi, meupakan kompilasi penelitian di 13 negara, termasuk Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat. Hingga kini dari seperempat total dana penelitian US$ 24 juta atau sekitar Rp 216 miliar yang diperlukan masih didanai oleh industri telepon seluler.

Namun, WHO dengan tegas menyatakan sekalipun didanai oleh produsen handphone, indepedensi ilmuwan tetap dijamin. Bahkan, dilindungi atas hasil penelitiannya.

Sementara, kelompok industri mobile menyatakan mendukung penuh apa pun hasil penelitian. Industri ponsel juga memeperhatikan keselamatan penggunaan telepon genggam secara serius. Mereka pun berkomitmen kuat mendukung penelitian ilmiah yang sedang berlangsung. Rencananya, para peneliti akan berkumpul dan membahasnya dalam Forum Produsen Telepon Selular di Jenewa, Senin ini.


[sumber: liputan6.com]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Tentang Autis

Definisi Autisme adalah suatu gangguan perkembangan yang kompleks, yang umumnya muncul pada usia 1-3 tahun. Tanda tanda Autisme biasanya muncul pada tahun pertama dan selalu sebelum anak berusia 3 tahun. Autisme 2-4 kali lebih sering ditemukan pada anak laki laki dibandingkan anak perempuan. Penyebab Penyebab yang pasti dari autisme belum diketahui, yang pasti hal tersebut bukan disebabkan oleh pola asuh yang salah. Penelitian terbaru menunjukkan adanya kelainan biologis dan neurologis di otak, termasuk ketidakseimbangan biokimia, faktor genetik dan gangguan kekebalan. Beberapa kasus autisme mungkin berhubungan dengan : 1. Infeksi virus (rubella kongenital atau cytomegalic inclusion disease) 2. Fenilketonuria (suatu kekurangan enzim yang sifatnya diturunkan) 3. Sindroma-X yang rapuh (kelainan kromosom) Gejala Penderita autisme klasik memiliki tiga gejala, yaitu : 1. Gangguan interaksi sosial 2. Hambatan dalam komunikasi verbal dan non-verbal 3. Kegiatan dan minat sangat te...

Mandi Sauna di Atas Batu

Bagi penggemar perawatan tubuh atau detoks tubuh, pasti ingin mencoba sauna unik dari Istanbul, Turki. Pasalnya, sauna yang diterapkan benar-benar berbeda dengan sauna kebanyakan yang berinterior kayu pinus yang panas. Pertama-tama, suhu pasien harus dibuat tinggi hingga 41 derajat celcius. Untuk menaikkan suhu tubuh, pasien diharuskan berbaring di atas batu pualam yang hangat. Tiga puluh menit kemudian, petugas datang untuk menyabuni dan menggosok seluruh tubuh pasien, yang diyakini berkhasiat membuang sel-sel kulit mati. Belum selesai sampai di situ, pasien juga dimanjakan dengan pijatan yang diakhiri dengan mandi busa sabun aroma terapi. Pihak pengelola pusat Hamam, Cemberlitas, menjanjikan ketenangan dan kesegaran yang maksimal untuk para penngunjung setelah menyambangi tempatnya. Tak hanya itu, interior di sekitar ruang perawatan yang dihiasi arsitektur khas tradisi Hamam yang religius juga bisa membantu menenangkan pikiran yang lelah. Anda yang tertarik memanjakan diri di spa...

Penyebab Gemuk yang Tak Terduga

Kelebihan kalori bukan satu-satunya penyebab berat badan terus bertambah. Ada banyak faktor tak terduga lain yang membuat target mendapatkan berat badan proporsional lebih sulit tercapai. 1. Kurang tidur Ada dua hal yang berkaitan dengan tidur dan kegemukan. Pertama, makin sering Anda begadang makin mungkin Anda ngemil di malam hari yang berakibat pada ekstra kalori yang diasup. Hal kedua adalah yang berkaitan dengan zat kimia dalam tubuh. Saat kita begadang, hormon yang memicu nafsu makan akan dikeluarkan, akibatnya kita akan merasa kelaparan saat bangun tidur. Hormon ini juga membuat perut tidak pernah merasa kenyang. 2.Stres Saat kita didera berbagai persoalan dan kesibukan, tubuh akan beradaptasi dengan cara mengeluarkan hormon kortisol atau hormon stres. Hormon ini bisa meningkatkan nafsu makan sehingga tak heran bila saat dikejar deadline atau sedang stres, kita akan mengasup lebih banyak makanan. 3. Obat-obatan Obat antidepresan adalah salah satu jenis obat yang bisa me...