Langsung ke konten utama

Bubur Bayi Bisa untuk Diet?

Beberapa waktu lalu Anda telah membaca bagaimana cara makan anak bisa Anda tiru untuk menjaga kestabilan berat badan. Ternyata, menu yang mereka makan pun bisa Anda konsumsi untuk keperluan diet. Setidaknya, inilah yang dilakukan Jennifer Aniston untuk mempertahankan kekencangan tubuhnya (tentunya selain beryoga!).

Perempuan berusia 41 tahun ini dilaporkan menerapkan diet makanan bayi untuk mengurangi bobot tubuhnya demi peran di film Just Go With It. Pola diet ini diatur oleh pelatih pribadinya, Tracy Anderson. Dalam sehari, Jen harus mengonsumsi 14 porsi puree (bubur buah-buahan). Jen juga harus mengonsumsi makanan ringan yang terdiri atas smoothie buah, oatmeal, sup, dan buah pir. Hanya pada malam hari ia boleh makan dalam porsi normal, dengan menu daging tanpa lemak dan sayuran.

"Saya mengembangkan pola makan untuk detoks, di mana Anda masih bisa makan, namun kebanyakan berupa bubur. Saya sangat hati-hati mengenai makanan yang saya pilih," ujar Anderson, pada Hollywoodscoop.com.

Pola diet ini tidak bisa sembarangan diterapkan. Menurutnya, makanan cair ini memang membantu Anda menurunkan berat badan, namun risikonya Anda bisa menambah berat badan lagi minggu berikutnya.

"Saya ingin menu yang bisa membuat Anda membuang racun, mengubah kebiasaan buruk, namun masih bisa membuat sistem pencernaan Anda bekerja. Dari situlah detoks makanan bayi datang," papar trainer yang juga melatih fisik Madonna, Kate Hudson, dan Shakira ini.

Berkat pola makan ini, misalnya, Jennifer Aniston berhasil menurunkan berat badannya hingga 3 kg seminggu. Anda ingin mencoba?



[sumber: kompas.com]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Tentang Autis

Definisi Autisme adalah suatu gangguan perkembangan yang kompleks, yang umumnya muncul pada usia 1-3 tahun. Tanda tanda Autisme biasanya muncul pada tahun pertama dan selalu sebelum anak berusia 3 tahun. Autisme 2-4 kali lebih sering ditemukan pada anak laki laki dibandingkan anak perempuan. Penyebab Penyebab yang pasti dari autisme belum diketahui, yang pasti hal tersebut bukan disebabkan oleh pola asuh yang salah. Penelitian terbaru menunjukkan adanya kelainan biologis dan neurologis di otak, termasuk ketidakseimbangan biokimia, faktor genetik dan gangguan kekebalan. Beberapa kasus autisme mungkin berhubungan dengan : 1. Infeksi virus (rubella kongenital atau cytomegalic inclusion disease) 2. Fenilketonuria (suatu kekurangan enzim yang sifatnya diturunkan) 3. Sindroma-X yang rapuh (kelainan kromosom) Gejala Penderita autisme klasik memiliki tiga gejala, yaitu : 1. Gangguan interaksi sosial 2. Hambatan dalam komunikasi verbal dan non-verbal 3. Kegiatan dan minat sangat te...

Facial Madu untuk Kesehatan

Setelah jenuh dengan rutinitas sehari-hari, tidak ada salahnya memanjakan diri dengan facial madu yang menyegarkan wajah. Apalagi madu terkenal dengan berbagai manfaat, di antaranya mengencangkan kulit. Perawatan kulit dengan madu bisa Anda nikmati di sebuah hotel di kawasan Jalan Pandegiling, Surabaya, Jawa Timur. Awalnya terapis akan memijat tubuh Anda. Kemudian wajah akan dibersihkan dari kosmetik yang menempel. Setelah bersih, bahan-bahan yang sudah diracik mulai dioleskan ke wajah. Bahan-bahan tersebut terdiri dari madu, telur, mentimun, dan pelembab wajah. Madu yang telah dicampur telur dioleskan sembari dipijat. Setelah selesai, wajah diberi masker mentimun. Hasilnya, wajah terhindar dari keriput serta penuaan dini. Tertarik? Kocek yang mesti dirogoh untuk menikmati facial madu sebesar Rp 250 ribu. [sumber:liputan6.com]

Gen Baru Kanker Payudara Ditemukan

Ilmuwan Inggris menemukan lima faktor genetik umum terkait risiko penyebaran kanker payudara, baru-baru ini. Temuan itu juga sekaligus memberikan pemahaman lebih baik atas penyebab dan petunjuk penanganan penyebaran kanker payudara. Douglas Easton dari Universitas Cambridge Inggris yang memimpin penelitian itu memindai peta gen dari 16.536 pasien kanker payudara. Ia menemukan lima variasi gen baru. Penemuan itu menambah 13 varian lain gen umum kanker payudara. "Penemuan itu akan membantu menjelaskan delapan persen risiko terserang penyakit ini," jelas Easton dalam jurnal Nature Genetics, Ahad (9/5). "Sekitar 20 persen gen berisiko tinggi menyebarkan kanker payudara." Kanker payudara adalah tipe kanker yang umum menimpa wanita dan telah membunuh sekitar setengah juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya. Riwayat keluarga merupakan faktor risiko paling mendasar. Memiliki saudara dekat penderita kanker payudara, juga memperbesar peluang seorang wanita terserang...